Friday, September 22, 2017

Download Teks Pidato Fadilah Ilmu [Lomba MAPSI PAI SD/MI] 2017

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarokatuh 
Alhamdulillahirobbil’alamin, wassholatu wassalamu ‘ala asyrofil mursalin, wa’ala alihi washohbihi ajma’in. amma ba’du

Yang saya hormati dewan juri Lomba .......
Bapak/ Ibu pendamping yang saya hormati, dan tak lupa rekan-rekan peserta lomba ..... yang saya banggakan.
Mengawali pertemuan kita melalui mimbar kali ini, marilah kita panjatkan puji syukur kehadirat Allah SWT yang telah melimpahkan nikmat dan karunia-Nya kepada kita semua, sehingga kita dapat bermuwajjahah di majlis yang penuh berkah ini. Sholawat dan salam semoga senantiasa dilimpahkan kepada junjungan Nabi besar Muhammad SAW, yang telah mengantarkan manusia dari zaman yang gelap gulita menuju cahaya kebenaran yaitu dinul islam.
Hadirin yang berbahagia
Islam mewajibkan umatnya untuk menuntut ilmu sejak dari buaian sampai liang lahat, karena orang yang berilmu akan menduduki derajat yang tinggi, sedangkan oramg yang tidak berilmu menduduki derajat yang rendah.
Islam menganggap bahwa agama tidak akan mendapat tempat yang baik apabila umatnya tidak mempunyai pengetahuan yang matang dan pikiran yang sehat. Oleh karena itu, pentingnya pengetahuan bagi Islam bagaikan ruh atau nyawa bagi manusia.
Kaum muslimin yang dimuliakan Allah SWT
Tuntutan malaikat kepada Allah SWT untuk menjadikan khalifah di muka bumi dengan alasan karena nabi Adam AS adalah hamba yang berdosa sekaligus dapat dipatahkan melalui arena filterisasi/ penyaringan dalam ilmu pengetahuan. Pasukan malaikat menyerah kalah sebab manusia diungguli ilmu pengetahuan yang menjadi sarana untuk mengatur tata laksana hidup dan penghidupan di dunia.
Hidup dan kehidupan membutuhkan ilmu untuk mengatur dunia, sedangkan malaikat ketika itu belum memiliki ilmu tentang dunia. Selain itu juga harus dijembatani dengan sarana makan, minum, tidur dan berkeluarga. Sedang malaikat hidup dengan tidak memakai sarana yang demikian. Oleh karena itu, nabi Adam AS jualah yang berhak menjabat kholifah di permukaan bumi. Dialah yang memenuhi persyaratan dan telah lolos dari filterisasi, sekalipun telah mendapat penataran terlebih dahulu dari Allah SWT.
Tentu saja menuntut ilmu yang sebagaimana dimaksud adalah ilmu yang dapat menjembatani manusia menuju pintu gerbang kebahagiaan dunia-akhirat dan bukanlah ilmu yang menjadi faktor kehancuran umat. Betapa cemasnya umat dalam kolong penjuru jagat ini di dalam hal penemuan bom yang dapat membinasakan jiwa dalam jangka yang relatif pendek. Betapa resahnya jika dipergunakan untuk kehancuran umat dan bukanlah untuk sebaliknya.
Kaum muslimin yang dirahmati Allah SWT
Bagi setiap umat islam didalam mencari ilmu dituntut agar menetapkan niat demi menghilangkan kebodohan dan demi mencari keridhoan Allah SWT, agar agama-Nya dapat hidup subur, tegak jaya dan demi menuju perbaikan umat dan keselamatan di akhiratnya. Dan tidaklah ada artinya jika seseorang menuntut ilmu hanya untuk mencari ijazah yang sipil, efeknya untuk mencari pekerjaan, untuk persyaratan melamar menduduki kursi empuk, untuk menjadi pegawai negeri, untuk keperluan sekunder materialistis.
Hal-hal yang sebagaimana tersebut di atas kesemuanya adalah niat-niat yang salah, karena tidak dikehendaki oleh Allah SWT. Sebagaima hadits nabi SAW sebagai berikut:
“Man Yuridillahu Bihi Khoiron Yufaqqihhu Fiddiin”.
Artinya: Barang siapa yang dikehendaki oleh Allah menjadi orang yang baik, maka ia akan difahamkan dalam urusan agama.
Hadits tersebut jelas, bahwa dengan faham urusan agama manusia akan menjadi baik dan tidak perlu merasa khawatir dunia akan hancur berantakan jika penduduk dunia telah komplit memahami agama. Sebagai sumber utama dalam pengetahuan agama adalah Al Qur’an dan Hadits Nabi SAW yang memegang prinsip pengetahuan agama adalah orang yang mau takut kepada Allah SWT.
Hadirin yang berbahagia
Demikianlah yang dapat saya sampaikan dalam kesempatan kali ini. Marilah kita berdoa, semoga Allah SWT senantiasa melimpahkan rahmat dan karunia serta petunjuk-Nya kepada kita sehingga kita mampu mengisi sisa hidup kita ini dengan kebaktian, memperbanyak ibadah dan amalan sholeh, sehingga kita benar-benar menjadi orang yang beruntung dunia akhirat. Amin
Akhirnya, terima kasih atas perhatiannya dan mohon maaf atas segala kesalahan dan kurang lebihnya.
Hadanallah waiyyakum aj’ma’in
Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh


Sumber

Kumpulan Khitobah Lomba MAPSI PAI SD/MI Terbaru 2017

MENCARI ILMU SEPANJANG HAYAT

Assalamu’alaikum warokhmatullahi wabarokatuh
Alhamdulillah, Alhamdulillahirobbil ‘alamin
Assholatu wassalamu ‘ala asyrofil anbiya-I wal mursalin
Wa’ala alihi wa shokhbihi ajma’in, amma ba’du

Pertama-tama dan yang paling utama, marilah kita panjatkan puji syukur kehadirat Allah swt, yang telah melimpahkan nikmat, rahmat dan hidayah-Nya kepada kita, sehingga kita dapat berkumpul dalam kesempatan yang membahagiakan ini.

Selanjutnya, shalawat berbingkai salam marilah kita sanjungkan kepada Rasulullah Muhammad saw, yang telah memayungi kita dari panasnya mentari jahiliyah, sehingga kita berada dalam kesejukan dan kedamaian di bawah naungan Islam.

Yang saya hormati, Bapak/ Ibu dewan juri yang arif bijaksana, serta teman-teman yang saya sayangi, pada kesempatan ini saya akan menyampaikan khitobah dengan judul “Mencari Ilmu Sepanjang Hayat”.
Islam mengajarkan kita senantiasa mencari ilmu dan giat belajar. Mencari ilmu itu wajib bagi setiap muslim. 

Dalam sebuah hadits yang diriwayatkan oleh sahabat Annas radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah saw bersabda:
Tholabul ‘ilmi faridhotun ‘ala kulli muslimin
Artinya: mencari ilmu itu wajib atas setiap muslim.

Bapak/ Ibu serta teman-teman yang saya hormati,
Manusia yang bermanfaat itu adalah manusia yang membekali dirinya dengan ilmu, kemudian mengamalkannya dan mengajarkannya kepada orang lain.

Dan sesunggunya mencari ilmu itu tidak ada batasan waktu dan tempatnya, minal mahdi ilal lahdi, minal makan ilal makan. Mulai sejak kita digendong ibu sampai kita masuk ke liang lahat, dan dari satu tempat ke tempat yang lain.

Namun teman-teman, ternyata banyak hal memprihatinkan yang sering terjadi pada teman-teman kita:
Kalau sudah lulus SD jadi malu mengaji, sudah khatam Al-Qur’an, jadi bosan mengaji. Na’udzubillahi min dzalik.

Teman-teman yang dirahmati Allah..
Kita adalah generasi penerus bangsa. Maka dari itu, marilah kita giat dan disiplin dalam mencari ilmu, baik ilmu agama maupun ilmu pengetahuan umum. 

Teman-teman ngantuk ya?
Yaudah deh, saya pamit aja.

Tapi, sebelumnya kita shalawatan dulu ya, biar tetap semangat. Shalawatnya, sholawat badar tapi pake nada Lir-ilir-nya Sunan Kalijaga. Pasti teman-teman udah hafal kan?
Siap ya...

Sholatullah salamullah        ‘ala thoha rosulillah
Sholatullah salamullah        ‘ala ya-sin habibillah
        
Kanca-kanca aja dilaleke        Ayo pada mempeng sinaune
Tugas lan PR ndang dikerjaake        Ojo mung nonton tivi wae

Ganteng-ganteng sering gile

Akhirul kalam, billahi taufiq wal hidayah,
Wassalamu’alaikum wr.wb.



BERBAKTI KEPADA ORANG TUA

Assalamu’alaikum wr. wb.
A’udzubillahi minasy-syaithonir-rojim. Bismillahirrahmanirrohim. 
Alhamdulillahi robbil ‘alamin. Wassholatu wassalamu ‘ala sayyidil ambiya-i wal mursalin. Wa’ala alihi wa shohbihi ajma’in. Amma ba’du


Yang terhormat Kepala UPT Dikbudpora kecamatan 

Yang saya hormati pengawas Pendidikan Agama Islam UPT Dikbudpora Kec. 
Bapak dan Ibu guru pendamping yang saya hormati
Dewan juri yang kami hormati pula
Teman-temanku yang saya sayangi

Bapak, Ibu dan teman-temanku, marilah kita panjatkan puja dan puji syukur kehadirat Allah swt yang senantiasa memberikan rahmat dan hidayah-Nya kepada kita, sehingga dapat berkumpul dalam keadaan sehat tanpa aral apapun. Marilah kita ikrarkan dengan mengucapkan kalimatut-tahmid bersama teman-teman.

Shalawat dan salam kita haturkan kepada Nabi Agung Muhammad saw yang senantiasa kita tunggu syafaatnya di yaumul qiyamah, amin allahumma amin

Teman-teman yang saya sayangi
Kamu tahu tidak apa to berbakti kepada orang tua?
Berbakti artinya hormat dan tunduk kepada orang tua. Pengertian lain, berbakti adalah setia. Sudahkah teman-teman melakukan hal itu? Ayo, kalau begitu marilah kita berlomba-lomba berbakti kepada orang tua kita masing-masing, setuju? Cara berbakti kepada orang tua yaitu mendoakan setiap saat tentu setelah shalat fardu. Hal ini seperti firman Allah yang berbunyi:

Robbi’firli waliwalidayya warhamhuma kama robbayani shoghiro

Artinya:
Ya Allah ampunilah dosaku, dosa kedua orang tuaku dan sayangilah keduanya sebagaimana mereka memeliharaku semenjak aku kecil.

Hadirin yang berbahagia
Adakah cara lain berbakti kepada orang tua, tentu saja ada. Kita harus selalu menaati segala nasihatnya dan menjauahi segala larangannya. Benar tidak teman-teman?
Nasihat itu antara lain:
  1. Mikul dhuwur mendem jeru, artinya seorang anak harus dapat menjunjung tinggi derajat orang tua dan menutupi segala kekurangan orang tua.
  2. Derajat manungsa ing ngarepe Allah pada sing beda mung iman lan taqwane. Artinya Allah tidak memandang harta dan jabatannya, tetapi hanyalah iman dan takwanya.
  3. Nyuwun ridho lan pangestu karo bapak lan ibu yen kowe arep nindaake samubarang kalir. Artinya kita selalu meminta keridhoan dari ayah dan ibu dalam melakukan sesuatu. Hal ini seperti firman Allah swt yang berbunyi:
Ridhollahu fi ridho walidain, artinya ridho Allah swt tergantung ridho orang tua. Maka segeralah minta maaf kepada mereka jika pernah berbuat salah kepadanya.

Teman-teman yang saya sayangi, inilah pidato yang dapat saya sampaikan. Tentu saja banyak kesalahan saya mohon maaf.

Melihat gajah di taman Safari
Kalau ada kata-kata yang salah
Tolong jangan dimasukkan ke dalam hati

Akhir kata, wabillahi taufiq wal hidayah
Wassalamu’alaikum wr.wb.



MENUNTUT ILMU

السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

اَلْحَمْدُ لِلّٰهِ الَّذِي هَدَانَا لِهٰذَا وَمَا كُنَّا لِنَهْتَدِيَ لَوْلَا أَنْ هَدَانَا اللّٰهُ ، اَشْهَدُ اَنْ لۤا اِلٰهَ اِلَّا اللهُ وَاحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ، وَ اَشْهَدُ اَنَّ مُحَمَّدً عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ، لَا نَبِيَّ بَعْدَهُ.


Yang saya hormati, dewan juri lomba mapsi tingkat kecamatan Purwodadi
Bapak/ ibu guru, ustadz dan ustadzah yang saya muliakan
Dan tak lupa teman-teman sekalian yang berbahagia

Mengawali pertemuan pada hari ini, marilah kita panjatkan puja dan puji syukur kehadirat Allah swt, yang telah melimpahkan nikmat, hidayah serta inayah-Nya kepada kita semua, sehinga kita bisa bertatap muka di tempat yang indah ini tanpa aral suatu apapun. Shalawat dan salam semoga senantiasa tercurahkan kepada junjungan kita Nabi Besar Muhammad saw, sebab jasa beliaulah kita bisa membedakan antara yang hak dan yang bathil, antara yang halal dan yang haram, serta antara jalan menuju syurga dan jalan menuju neraka.

Hadirin dan hadirat yang dirahmati Allah!
Selanjutnya tidak lupa saya sampaikan banyak terima kasih kepada dewan juri, yang telah memberikan kesempatan kepada saya untuk berpidato di hadapan hadirin sekalian. Pada kesempatan kali ini saya akan berbicara dengan mengambil tema 
“MENCARI ILMU”.

Hadirin dan hadirat yang dirahmati Allah!
Ketahuilah saudara-saudara sekalian, bahwa mencari ilmu itu wajib hukumnya bagi kaum muslim laki-laki dan perempuan. Sebagaimana yang disabdakan Rasulullah saw dalam haditsnya:

طَلَبُ الْعِلْمِ فَرِيْضَةُ عَلَى كُلِّ مُسْلِمٍ وَمُسْلِمَةٍ

Artinya: “Mencari ilmu itu wajib bagi orang Islam laki-laki dan perempuan” (HR. Ibnu Abdil Barr) Kenapa Rasulullan saw mewajibkan umatnya untuk mencari ilmu? Karena ilmu sangat penting bagi kehidupan manusia. Dengan ilmu, manusia bisa menguasai gunung, bulan, bintang, tumbuh-tumbuhan dan bahkan binatang buas sekalipun. Tetapi, jika kita tidak berilmu, kita tidak tau apa-apa, dan pada akhirnya kita menjadi makhluk yang paling rendahderajatnya di hadapan Allah swt. 
Saudara sekalian yang dirahmati Allah! Sebagaimana saya sebutkan di awal, bahwa ilmu pengetahuan adalah sangat penting dalam hdup ini. Karena dengan ilmu pengetahuan, kita akan mendapatkan kebaikan di dunia maupun di akhrirat. Oleh karena itu, barang siapa yang menghendaki bahagia di dunia, maka harus mengetahui ilmu dunia. Begitu juga, barang siapa yang menghendaki bahagia di akhirat, maka harus dengan ilmu. Sebagaimana sabda nabi: 


مَنْ أَرَادَ الدُّنْيَا فَعَلَيْهِ بِاْلعِلْمِ وَ مَنْ أَرَادَ ْالآخِرَةِ فَعَلَيْهِ بِاْلعِلْمِ  وَ مَنْ أَرَادَ هُمَا فَعَلَيْهِ بِاْلعِلْمِ. (رواه الطبراني)

Artinya: “Barang siapa yang menghendaki dunia, maka hendaklah ia berilmu, dan barang siapa yang menghendaki akhirat, maka hendaklah ia berilmu, dan barang siapa yang menghendaki keduanya, hendaklah ia berilmu”.(HR. Tabrani)

Dari keterangan hadits ini kita bisa menyimpulkan betapa pentingnya ilmu bagi kehidupan manusia. Karena ilmu-lah manusia akan tinggi derajatnya di sisi Allah, sebagaimana firman-Nya:

يَرْفَعِ اللهُ الَّذِيْنَ اَمَنُوْا مِنْكُمْ وَالَّذِيْنَ اُوْتُوْا الْعِلْمَ دَرَجَاتِ

Artinya: “Niscaya Allah akan meninggikan derajat orang-orang yang beriman di antara kamu dan orang-orang yang diberi pengetahuan beberapa tingkat”.

Sebagai manusia, kita memiliki akal atau intelegensi. Dengan akal inilah kita dapat mencari ilmu pengetahuan sehingga membedakan kita dengan binatang dan tumbuhan yang tidak mampu mencari ilmu. Itulah sebabnya manusia lebih unggul daripada makhluk lain. 

Saudara sekalian yang dirahmati Allah!
Menuntut ilmu itu tidak ada batasnya, baik waktu ataupun tempat. Sebagaimana sabda Nabi saw:


أُطْلُبُ الْعِلْمَ مِنَ الْمَهْدِ إِلَى الَّلحْدِ

Artinya: “Carilah ilmu dari buaian sampai liang lahat”.

Beliau saw juga bersabda:

اُطْلُبُوْا الْعِلْمَ وَلَوْ بِالصِّيْنِ

Artinya:“Carilah ilmu walau sampai ke negeri Cina”.

Islam memerintahkan umatnya untuk mencari ilmu selama sejak lahir hingga hilangnya nyawa dari raga ini. Tak adaalasan untuk tidak mencari ilmu. Dengan ilmu manusia akan bahagia di dunia dan di akhirat.

Hadirin dan hadirat yang berbahagia !
Demikianlah yang dapat saya sampaikan, mudah-mudahan bermanfat bagi kita semua. Akhir kata, mohon maaf atas kata-kata yang kurang berkenan di hati. 



وَاللهُ الْمُوَفِّقْ إِلىَ أَقْوَامِ الطَّرِيقِ،وَالسَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

Sekiranya 3 Contoh Teks Khitobah di atas dapat dijadikan panduan untuk berlatih pidato sehingga lebih siap dan mantab dalam pembawaannya. Jika bapak/ ibu/ saudara menghendaki Mukadimah pidato yang lain, silahkan pilih mukoddimah disini:
Teks Mukaddimah Arab - Latin dan Terjemah

Ketiga Contoh Teks Khitobah tersebut dapat sobat download dalam format Ms. Word pada link berikut:

  1. Teks Khitobah Menuntut Ilmu
  2. Teks Khitobah Mencari Ilmu Sepanjang Hayat
  3. Teks Khitobah Berbakti Kepada Kedua Orang Tua
Sekian, mohon koreksi bila terdapat kekeliruan penulisan dan semoga bermanfaat.


Sumber

50 Soal + Kunci Jawaban BTQ Untuk Lomba Mapsi SD/MI Terbaru 2017

50 Soal + Kunci Jawaban BTQ Untuk Lomba Mapsi SD/MI Terbaru 2017

1.     Al-Qur’an ditulis dengan menggunakan huruf….
a.    Makkiyah                                                c.  Hijaiyah
b.    Madaniyah                                              d.  Syamsilah

2.     Berikut ini huruf mempunyai bunyi bacaan sama, yaitu….
a.    اُ  dan    وْ                                                         c.  اَ  dan   عَ
b.    اِ  dan     يْ                                               d.  اَ  dan  ءَ

3.     Agar mudah dibaca, huruf Arab perlu dilengkapi dengan harakat. Harakat merupakan….
a.    Huruf vokal                                             c.  Pelengkap huruf Arab    
b.    Huruf konsonan                                        d.  Tanda baca huruf Arab

4.     Harakat yang menghasilkan bunyi (u) yaitu…
a.    Fathah                                                   c.  Dzumah
b.    Kasrah                                                    d.  Sukun

5.     Bentuk harakat Sukun yang benar adalah….
a.    ( ُ  )                                                    c.  ( ْ  )
b.    ( َ  )                                                    d.  ( ِ  )
6.     Harakat       ً   ٍ   ٌ     disebut juga harakat….
a.    Tasydid                                                  c.  Dzumah
b.    Tanwin                                                   d.  Sukun

7.     Harakat yang berbunyi (un) disebut….
a.    Fathatain                                                         c.  Kasratain
b.    Dzumatain                                              d.  Tanwin

8.     Jim fathah – mim kasrah – ya’ sukun – ‘ain fathah – ta’ dzummah, jika dirangkai berbunyi….
a.    Jama’ah                                                 c.  Jami’atu
b.    Jamiyu’ah                                               d.  Jamiyatu

9.     Ta’ fathah - ‘ain sukun - lam fathah - mim dzumah - wau sukun - nun fathah. Bila ditulis dengan huruf hijaiyah bersambung menjadi….
a.    تَعْلَمُوْنَ                                                    c.  تَعْلَمُوْنِ
b.    تُعْلَمُوْنَ                                                    d.  تَعْلِمُوْنَ
10.   عِبَادِكَ  Dibaca ......
a.    ‘ibadika                                                 c.  ‘ibadik
b.    ‘abidika                                                           d.  kadiba’i

11.    مَدْرَسَةٌ  bila ditulis latin menjadi ......
a.    Tunsarodma                                                      c.  Madrosatu
b.    Madrosatun                                             d.  Madrosah

12.   Khamidun jika ditulis dengan huruf Arab bersambung menjadi….
a.    حَمِيْدً                                                       c.     حَمِيْدُ
b.    حَمِيْدَ                                                       d.  حَمِيْدٌ
 
13.   Fardhol maghribi jika ditulis dengan huruf Arab bersambung menjadi….
a.    فَرْضَ الْمَغْ رِبِ                                           c.     فَرْضَ الْمَغْرِبِ
b.    فَرْظَ الْمَغْ رِبِ                                            d.  فَرْظَ الْمَغْرِبِ

14.   Penulisan assalamu ‘alaikum yang benar adalah….
a.    اَلسَّلاَمُ اَلَيْكُمْ                                             c.     اَلسَّلاَمُ عَلَيْكُمْ
b.    اَلسَّلَمُ عَلَيْكُمْ                                             d.  اَلسَلاَمُ علَيْكُمْ

15.   Penulisan lafadz basmallah yang benar adalah….
a.    بِسْمِ اللهِ الرَحْمَنِ الرَحِيْمِ                                    c.  بِسْمِ اللهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ
b.    بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِمِ                             d.  بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ

16.   ا لْ كَ ا فِ رُ وْ نَ   huruf hijaiyah di samping jika dirangkai menjadi...
a.    الْكَ فِرُوْنَ                                                 c.  الْكَافِيرُوْنَ
b.    الْكَافِرُوْنَ                                    d.  الْكَفِرُوْنَ
17.   Huruf penyusun lafadz   بِسْمِ اللهِ   adalah….
a.    بِسْمِ – اللهِ                                        .c       بِ – س – م – ا – لل - ه
b.    ه ل ل ا مِ - سْ – بِ               d.     اللهم س ب

18.   لَا اِلَهَ اِلَّا الله  jumlah huruf penyusun lafaz di samping adalah...
a.    9                                                                   c11
b.    10                                                                            d. 12

19.   اِنَّ الْاِنْسَانَ لَفِى خُسْرٍ  Jumlah kata penyusun kalimat di samping adalah….
a.     4                                                          c.  12
b.     9                                                          d.  15

20.   Penulisan huruf jim bila berada di tengah menjadi….
a.                                                              c.   
b.                                                     d.  

21.   Berikut ini adalah huruf hijaiyah yang dapat disambung di awal – tengah –akhir, yaitu….
a.    ا ب ت                                                    c.   خ ع ي
b.    ج د ر                                               d.  ل و ث

22.   Lam ta’rif atau (الْ) bila dihadapkan dengan huruf hijaiyah, maka hukumnya ada…
a.    2                                                           c.  4
b.    3                                                           d.  5

23.   Lam ta’rif  (الْ)  tidak dibaca jika bertemu dengan huruf …
a.    Syamsiyah                                               c.  Hijaiyah
b.    Qomariyah                                              d.  Sakinah

24.   وَالسَّمَاءِ  pada kata di samping terdapat alif lam....
a.    Syamsiyah                                                        c.  Ta’rif
b.    Qomariyah                                                          d.  Sakinah

25.   وَالعَصْرِ  pada kata di samping terdapat alif lam....
a.    Syamsiyah                                                        c.  Ta’rif
b.    Qomariyah                                                          d.  Sakinah


26.   Huruf mim atau nun bila berharakat tasydid/ syaddah harus dibaca dengung atau disebut….
a.    Idgham                                                   c.  Ikhfa
b.    Ghunnah                                                  d.  Iqlab

27.   Bunyi bacaan memantul atau disebut Qolqolah terjadi karena ada huruf …. yang mati (sukun) atau karena wakof.
a.    ا ح خ ع غ ه                                   c.   ب ج  د  ط  ق
b.    ي ن م و                                         d.   ل ر

28.   Jika huruf Qolqolah berada di tengah kalimah, maka menjadi Qolqolah….
a.    Sughra                                                    c.  Akbar
b.    Kubra                                                     d.  Kabir

29.   قُلْ هُوَ اللهُ اَحَدٌ (١)  pada kata yang bergaris bawah terdapat hukumbacaan....
a.    Qolqolah sughra                                       c.  Tarqiq
b.    Qolqolah kubra                                        d.  Tafhim

30.   Hukum bacaan tanwin/ nun mati jika bertemu huruf hijaiyah antara lain idzhar halqi, idghom bighunah, idghom bilaghunah, iqlab dan ….
a.    Ikhfa syafawi                                           c.  Idzhar syafawi
b.    Ikhfa hakiki                                             d.  Idghom mutajanisain

31.   Hukum bacaan tanwin/ nun mati yang cara membacanya samar yaitu….
a.    Idzhar                                                    c.  Ikhfa
b.    Idghom                                                   d.  Iqlab

32.   Huruf ba’  بَ jika bertemu dengan tanwin atau nun mati akan menimbulkan hukum bacaan….
a.    Idzhar                                                    c.  Ikhfa
b.    Idghom                                                   d.  Iqlab

33.   Huruf idghom bilaghunah ada 2, yaitu…
a.    و dan  ر                                                  c.  ل  dan  ر
b.    و dan  ي                          d.  ل dan  ي

34.   لَهَبٍّ وَتَبَ   pada lafal di samping terdapat hukum bacaan....
a.    Idzhar                                                    c.  Idghom bighunnah
b.    Iqlab                                                                d.  Idghom bilaghunnah

35.   Cara membaca Iqlab yang benar adalah mengganti huruf ba’ dengan huruf….
a.    و                                                                     c.  م
b.   ي                                d.  ن
36.   Pada lafadz    اَنْ رَأَﻩُ اسْتَغْنَىterdapat bacaan idghom bilaghunnah, karena huruf ... bertemu ....
a.     نْ bertemu ر                                           c.  نْ  bertemu  س
b.      نْbertemu  ا                       d.  نْ bertemu  غ
37.   الَّذِيْنَ هُمْ عَنْ صَلاَتِهِم   pada ayat di samping terdapat bacaan....
a.    Ikhfa haqiqi                                             c.  Iqlab
b.    Ikhfa safawi                                            d.  Idghom bighunnah

 38.   Di bawah ini yang termasuk bacaan Iqlab adalah....
a.    مِنْ مَسَدْ                                          c.  كُفُوًا اَحَدٌ
b.    كَلاَ لَيُنْبَدَ                                          d. عَمَدٍ مُمَدَّدَةِ  فِى   
39.   مَالِكِ يَوُمِ الدِّيْنِ   pada kata yang bergaris terdapat hukum bacaan....
a.    Mad thabi’i                                                  c,  Mad ‘arid lis-sukun
b.    Mad wajib muttashil                                           d.  Mad jaiz munfashil

40.   Panjang bacaan mad thabi’i adalah….
a.    2 harakat atau 1 alif                                          c.  4 harakat atau 2 alif
b.    2 harakat atau 2 alif                                          d.  4 harakat atau 4 alif

41.   Dibaca mad thabi’i apabila terdapat huruf alif (tanpa harakat) setelah fathah, huruf wau sukun sesudah dzummah, dan huruf    sesudah kasrah.
a.    Syin sukun                                               c.  Hamzah sukun
b.    Lam sukun                                              d.  Ya’ sukun

42.   Jika setelah mad thabi’i terdapat huruf hamzah (dalam satu kata), maka disebut mad….
a.    Mad silah                                                          c.  ‘Arid lis-sukun
b.    Wajib muttashil                                                 d.  Jaiz munfashil

43.   رَسُوْلِ اللهِ   dibaca tipiskarena sebelum lam jalalah terdapat harakat....
a.     Fathah                                                   c.  Kasrah
b.     Dzumah                                                  d.  Sukun

44.   Cara membaca lam jalalah dengan menebalkan bunyi lafaz disebut….
a.     Tarqiq                                                   c.  Tarqim
b.     Tafhim                                                  d.  Tafqim

45.   Wakof merupakan tanda baca yang berarti berhenti, sedangkan membaca Al-Qur’an dengan cara disambung/ tanpa berhenti disebut…
a.     Wada’                                                   c.  Wakfi
b.     Wasal                                                    d.  Ghunnah

46.   Tanda Wakof yang berarti dilarang berhenti ditandai dengan huruf….
a.    م                                                 c.  لا
b.    ج                                                d. قلى   
47.   Cara membaca ayat Al-Qur’an yang terdapat tanda baca Syaktah سكتة  adalah….
a.     Harus berhenti                           c.  Berhenti sejenak tanpa mengambil nafas
b.     Boleh berhenti boleh terus                        d.  Tidak boleh berhenti

48.   اَلَمْ تَرَ   dibaca idzhar syafawikarena terdapat huruf....
a.     Alif lam bertemu mim                              c.  Ta’ bertemu ra’
b.     Mim mati bertemu ta’                             d.  Alif bertemu lam

49.   Cara membaca idzhar syafawi tidak berbeda dengan bacaan idzhar halqi, yaitu….
a.     Jelas                                                     c.  Memantul
b.     Dengung                                                d.  Samar

50.      Setelah selesai mengerjakan tugas, maka hendaklah diakhiri dengan membaca….
a.     اَسْتَغْفِرُ اللهَ الْعَظِيْمِ                               c.  بِسْمِ اللهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ
b.     اِنَّا لِلّٰهِ وَاِنَّ اِلَيْهِ رَاجِعُوْنَ                           d.  اَلْحَمْدُ لِلّٰهِ رَبِّ الْعٰلَمِيْنَ


Sumber
Posting Lama ►
 

Wong Ndelok

BBM Contact

Copyright 2013 SD Negeri Tambaharjo Template by Desa. Powered by Blogger