Showing posts with label Sekolah Non Induk. Show all posts
Showing posts with label Sekolah Non Induk. Show all posts

Tuesday, November 25, 2014

S20 dan S21 di Peruntukkan Untuk Siapa? Bagaimana Cara Mendapatkannya?

Siang ini ada yang menayakan kepada saya tentang padamu negeri mengenai Formulir S20...
Mungkin diantara Bapak/Ibu Guru/OPS ada yang menjabat sebagai Tenaga Kependidikan di sekolah lain (non Induk)?
Seperti halnya, seorang guru bidang studi yang memiliki jam tambahan di sekolah lain ataupun seorang operator sekolah / Tenaga Tata Usaha yang memegang jabatan tenaga kependidikan di 2 (dua) sekolah. Jika memang ada, berarti kita harus memiliki lembar S20 untuk PTK, dan S21 sebagai konfirmasi persetujuan kepala sekolah terhadap seorang PTK yang menjadi tenaga kependidikannya (di sekolah non induk) Alur proses cara mendapatkan S20 dan S21:

  • Seorang PTK yang akan daftar sebagai tenaga kependidikan di sekolah lain (non induk), login di padamu negeri dengan menggunakan akun PTKnya. PTK tersebut mendaftarkan diri pada menu Sekolah Non Induk, kemudian cetak S20.
  • Setelah mendapatkan S20 (terdapat kode aktivasi di dalamnya), segera menghubungi Operator Sekolah Non induk tersebut, untuk diproses lebih lanjut. Proses tersebut berupa konfirmasi penerimaan PTK di sekolahnya. Jika proses pendaftaran PTK tadi selesai maka S21 sudah bisa dicetak, nah..lembar S21 itulah yang nantinya akan diberikan kepada Kepala Sekolah untuk dimintai persetujuannya. Untuk lebih jelasnya silahkan perhatikan ilustrasi gambar di bawah ini:


Tutorial Gambar 1:
Mulai daftar sekolah non induk (pada login PTK) untuk mendapatkan lembar S20
Buka Tutorial Lembar S20:

Tutorial Gambar 2: 
Konfirmasi pendaftaran & Persetuan PTK di sekolah non induk (Login OPS sekolah non induk) untuk dapat lembar S21

Tutorial Lembar S21:


sumber gambar:
operatorsekolah

Monday, November 24, 2014

Tragisnya Sekolah Non Induk

Setelah BBM naik 30% ternyata Sekolah Non Induk masih saja kena batunya. Diseberang sana sukses melanjutkan tabiatnya, namun sebelah menggenderang jidur takbir tanda perang akan datang. Begitulah nasib yang dialami sang Legenda.

sang Legenda berusaha memberikan kepercayaan, pemahaman, namun penjidur sudah tidak tahan menabuh genderang perang.

Saat sang Legenda bertaruh kehidupan, kemanusiaan, dan keharmonisan, namun penjidur menggoyahkan asa, menghancurkan impian.
Biarlah nantinya penjidur tahu bahwa sang Legenda hanya manusia biasa!
Tidak lebih dari Tuhan yang memiliki banyak keistimewaan...

Saat nanti penjidur mendapatkan tabiatnya, mungkin sang Legenda akan mendapatkan asa dan bahkan lentera kering yang jatuh di padang kering tandus dengan kotoran-kotoran dibawahnya!!!

Oh.... Nasib,
Bagaimana sang Legenda bisa mempertaruhkan semua waktu dan kepercayaan hanya untuk memberikan kepercayaan kepada penjidur yang sedikit mempertaruhkan waktu, namun meminta banyak untuk melangsungkan tabiatnya?

Bagaiaman sang Legenda bisa tidur saat penjidur menabuh genderang perang bertubi-tubi dihadapan sang Legenda?

Begitulah Tragisnya Sekolah Non Induk bagi sang Legenda...
Semoga bagi sang Legenda-legenda lainnya lebih beruntung dan lebih baik dari pada sang Legenda dari Sekolah Non Induk...

Kami sang Legenda hanya membutuhkan kepercayaan, bukan hinaan, bahkan jika kami ingin apakah penjidur mampu melawan sang Legenda dengan cemoohan!!!

Semoga penjidur mampu menghargai dan menghormati semua sang Legenda baik doa, harkat serta martabat!!!
Amin.. Ya Roball 'alamin...

Terima kasih Ya Alloh, semoga doa Q terkabulkan.... amin
Posting Lama ►
 

Copyright 2013 SD Negeri Tambaharjo: Sekolah Non Induk Template by Desa. Powered by Blogger